Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2022 PT Bukit Asam Berlangsung Spektakuler

Dirut PTBA Arsal Ismail : Dengan Penerapan K3 Target Zero Fatality Bisa Kita Dapatkan

PLATMERAHNEWS || TANJUNG ENIM (SUMSEL) || Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2022 yang digelar di lingkungan PT Bukit Asam Tbk tetap berlangsung meriah dan spektakuler, namun tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti wajib memakai masker dan menjaga jarak.

Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional tersebut digelar di Halaman Kantor Pusat PT Bukit Asam Tbk di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa pagi (12/01/2022), dengan mengangkat tema “Penerapan Budaya K3 Pada Setiap Kegiatan Usaha Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi” sesuai arahan dari Kementrian Ketenagakerjaan RI.

Adapun yang bertindak sebagai pembina upacara yakni Direktur Utama (Dirut) PTBA yang baru Arsal Ismail.

Turut hadir juga jajaran Direksi PT Bukit Asam Tbk,Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab Muara Enim, H. Riswandar,S.H.,M.H, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kabupaten Muara Enim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim, Trifika Kecamatan Lawang Kidul serta seluruh pegawai dan mitra kerja PTBA.

Direktur Utama PT Bukit Asam Arsal Ismail saat membacakan amanat Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia menyampaikan, selama 2 (dua) kali penyelenggaraan peringatan Bulan K3 Nasional, kita semua masih dalam kondisi prihatin dengan adanya pandemi Covid-19 yang telah terjadi sejak bulan Maret 2020 dan sampai sekarang masih belum benar-benar hilang walaupun saat ini sudah melandai dan mulai terkendali.

“Semoga pada hari-hari mendatang dengan adanya berbagai upaya, baik kedisiplinan, penerapan protokol kesehatan, maupun peningkatan jangkauan vaksin, negara kita dapat segera pulih dari kondisi kesehatan, kondisi Ketenagakerjaan, maupun kondisi ekonomi. Dan yang terpenting, kondisi ini jangan menurunkan semangat kita untuk terus-menerus menggelorakan pentingnya menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja kita masing-masing. Karena K3 merupakan salah satu kunci untuk bisa mengatasi pandemi Covid khususnya di tempat kerja,”ucap Arsal Ismail Dirut PTBA.

Ket Foto : Tampak Suasana Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2022 yang digelar di Halaman Kantor Pusat PT Bukit Asam Tbk di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa pagi (12/01/2022).

Lebih lanjut Arsal Ismail mengatakan, sebagai salah satu langkah pembangunan Ketenagakerjaan utamanya dalam penciptaan lapangan kerja, telah hadir undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang ‘Cipta Kerja’ yang mengamanatkan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2021 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Resiko. Hal ini semua dilakukan untuk mendukung dan mendorong kemudahan berbisnis ataupun berinvestasi di Indonesia serta sangat penting bagi penciptaan lapangan kerja di tengah-tengah perlambatan ekonomi global akibat pandemi Covid 19.

“Perlu disampaikan bahwa berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan terkait keselamatan kerja tahun 2019 dan 2020, terdapat kasus kecelakaan kerja sebanyak 182 ribu dan 225 ribu secara berturut-turut. Sementara sepanjang Januari hingga September tahun 2021 terdapat 82 ribu kasus kecelakaan kerja. Untuk itu perlu upaya pendekatan dan sosialisasi K3 yang lebih intens dan inovatif agar semakin peduli melaksanakan K3 di tempat kerja,”jelas Arsal Ismail.

Pada kesempatan itu juga Arsal Ismail selalu Direktur Utama PTBA juga berpesan. ”K3 ini harus menjadi perhatian kita dan kepada teman-teman yang ada di PTBA kita harapkan dengan adanya penerapan K3 ini target zero fatality itu bisa kita dapatkan dalam setiap kegiatan. Makanya peringatan Bulan K3 ini harus diinformasikan kepada teman-teman yang ada di lapangan. Dan kami harapkan ke depannya untuk teman-teman semuanya yang terutama di lapangan dengan adanya K3 ini dalam keadaan sehat wal’afiat dan selamat. Dan dengan adanya target zero fatality kita bisa memprioritaskan hal tersebut,”tegasnya.

“Secara khusus saya berpesan kepada teman-teman SP/SB agar menjadikan K3 sebagai objek prioritas, dikarenakan menyangkut keselamatan jiwa dan kesehatan manusia. Saya masih melihat bahwa perihal isu K3, masih belum menjadi prioritas bila dibandingkan dengan isu-isu terkait soal upah dan sistem kerja kontrak serta pesangon. Sehingga bila saya sarankan agar isu terkait K3 lebih mendapatkan perhatian lebih kedepannya,”kata Arsal menambahkan.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *