Alat Musik Belobat Pingko-Pingko Non-Ensamble Dari Karo

 


PLATMERAHNEWS.COM || MEDAN || Belobat adalah alat musik Tradisional karo yang terdiri dari dua jenis yakni Belobat Pingko-Pingko dan Belobat Gendek. Belobat Pingko-Pingko dapat juga disebut dengan Alat musik non-Ensamble (yang dimainkan secara solo tanpa digabungkan dengan alat musik yang lain) untuk menghibur pengembala atau petani di ladang. Dalam proses pembuatan alat music belobat pingko-pingko ada beberapa bagian penting yang harus diperhatikan, yaitu pada proses “pemilihan dan pengukuran bambu”. Dimana belobat pingko-pingko harus memenuhi kriteria bambu yang sudah tua, tidak memiliki cacat pada ruas bambu dan berbentuk bulat penuh, dalam proses pembuatan belobat ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran, agar mendapatkan hasil bunyi yang sesuai dengan keinginan.
Pada proses pembuatan lubang nada, membutuhkan ketelitian dalam mengukur jarak antara lubang nada dan sejajar dengan lubang sora, Ukuran Belobat Pingko-pingko itu sendiri kira-kira 30cm. Dalam teknik memainkan belobat pingko-pingko ada beberapa hal yang harus diketahui yaitu harus mengenal setiap fungsi lubang nada, Jika ingin belajar memainkan belobat pingko-pingko harus menguasai teknik rengget, karena teknik rengget adalah teknik permainan yang menghasilkan ciri khas melodi Karo. Dan juga teknik pulnama atau circular breathing. Teknik ini tidak hanya ada pada sarune dan surdam, Pada belobat pingko-pingko juga terkadang memakai teknik pulnama pada bagian-bagian tertentu. Juga dalam teknik permainan belobat pingko-pingko, ada nada yang menghasilkan nada A dan Bes, yaitu lubang ke lima ditutup. Klasifikasi dalam alat musik Belobat Pingko-pingko termasuk Aerofon jenis End Blow Flute. Contoh lagu yang dimainkan seperti Lagu “tangis-tangis”. Teknik memproduksi suara tersebut meniup di atas dan menekan lima lobang nada. Ada 3 hal dalam memainkan belobat ini: 1. Pulnama: Meniup sambil menarik nafas 2. Rengget: Nada yang memberi khas nada-nada karo, ditoba juga ada tetapi melodinya beda 3. Dilah-dilah: untuk membuat nada-nada pendek.
Nah, Untuk Metode dan teknik memainkan belobat pingko-pingko ada beberapa hal yang harus diketahui :
Seseorang yang ingin belajar memainkan belobat pingko-pingko terlebih dahulu harus mengenal setiap fungsi lubang nada.
Seseorang yang ingin belajar memainkan belobat pingko-pingko harus menguasai teknik rengget, karena teknik rengget adalah permainan yang menghasilkan ciri khas melodi Karo. Dan juga teknik pulnama atau circular breathing. Teknik ini tidak hanya ada pada sarune dan surdam, pada belobat pingko-pingko juga terkadang memakai teknik pulnama pada bagian-bagian tertentu.
Ada satu hal yang menurut saya unik karena untuk menghasilkan nada A dan Bes, lubang ke lima ditutup. Berbeda dengan alat musik tiup Karo lainnya yang untuk menghasilkan bunyi nada selanjutnya tidak metutup lubang nada dibawahnya.
Jadi, dalam pembuatan alat musik belobat pingko-pingko tetap di lakukan dengan cara buatan tangan, meskipun seiring perkembangan waktu dan tentunya perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini, sudah pasti banyak beberapa peralatan modern untuk membantu meringankan dalam proses pembuatannya agar lebih cepat efesien dan waktu pengerjaanya. Tetapi meskipun banyak peralatan yang semakin maju, membuat karya dari tangan sendiri itu tetaplah lebih praktis.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *