Bupati Taput : TPL Jangan Ditutup, Hak Masyarakat Adat Tetap Diberikan

PLATMERAHNEWS.com || TAPANULI UTARA ||   Kehadiran PT Toba Pulp Lestari (TPL), dulu bernama PT Inti Indorayon Utama, di Tano Batak, Sumatera Utara, memunculkan polemik tak berkesudahan dengan masyarakat adat setempat.

Bacaan Lainnya

Berkenaan dengan itu, muncul sebuah petisi di platform agar PT TPL ditutup dan tanah adat dikembalikan ke masyarakat adat.

Seperti yang terjadi pada bulan Juli tahun 2021 lalu, Aliansi Gerak Tutup TPL melakukan aksi di kantor DPRD Taput, Dan Kantor Bupati Taput . Aliansi Gerak Tutup TPL menggaungkan agar pemerintah menutup aktifitas TPL di tanah Batak terkhusus di wilayah Tapanuli Utara.

Saat organisasi SMSI ( Serikat Media Siber Indonesia ) Sabtu (9/10/2021) melakukan audensi dengan bupati Taput , bupati Taput Drs. Nikson Nababan M.Si mengatakan agar TPL jangan ditutup. Dikarenakan keberadaan TPL masih mempunyai dampak positif bagi masyarakat Tapanuli Utara.

” TPL jangan ditutup karena masih mempunyai dampak positif bagi masyarakat. Tetapi yang merupakan Hak masyarakat adat kita berikan. Kita di Taput sudah buatkan perda tentang masyarakat adat”Jelasnya

 

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *