Rusun MBR di Gorontalo Miliki Fasilitas Lengkap

Uncategorized120 Views
banner 468x60

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan berkolaborasi dengan pemerintah kota (Pemkot) Gorontalo untuk mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rusun tersebut selain menjadi hunian yang layak bagi masyarakat juga bisa menata kawasan kumuh agar lebih tertata sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada.

banner 336x280

“Kami mengajak Pemkot Gorontalo untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya MBR, agar mereka bisa tinggal di Rusun,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran persnya, Minggu (3/10/2021).

Menurut Khalawi, manfaat rusun adalah memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat, mengingat semakin terbatasnya lahan yang ada untuk perumahan. Selain itu, rusun yang dibangun Kementerian PUPR saat ini telah dilengkapi berbagai fasilitas seperti furnitur serta ruangan yang memadai.

“Kami berharap masyarakat yang tinggal di Rusun MBR Buliide di Gorontalo ini bisa betah tinggal di sini karena fasilitasnya telah lengkap,” katanya.

Khalawi menambahkan, pihaknya juga tengah melakukan sinergisitas program perumahan dengan program kota tanpa kumuh (Kotaku) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya. Untuk itu, Pemkot Gotontalo diminta untuk mendata kawasan-kawasan mana saja yang layak untuk mendapatkan bantuan perumahan dari Kementerian PUPR.

“Selain rusun, kami juga memiliki program BSPS atau bedah rumah yang juga bermanfaat bagi masyarakat. Jadi, Pemda harus memiliki data kebutuhan rumah dan kawasan yang layak mendapatkan bantuan, tandasnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I, Recky Walter Lahope didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali menerangkan, rusun MBR Buliide di Kota Gorontalo dibangun di Jalan Uskap, Kelurahan Buliide, Kota Gorontalo.

Rusun tersebut dibangun oleh kontraktor pelaksana PT Imizaki Jasana Gowata dan manajemen konsultan PT Yodya Karya Persero, dengan total anggaran APBN senilai Rp 26,57 miliar. Spesifikasi bangunan terdiri dari satu tower setinggi empat lantai dengan jumlah unit hunian sebanyak 90 unit tipe 24.

Wali kota Gorontalo, Marten A Taha menyampaikan apresiasi atas bantuan rusun dari Kementerian PUPR. Pihaknya juga mengajukan usulan tambahan rusun untuk masyarakat.

“Kami telah menyiapkan lahan seluas 3,2 hektare lengkap dengan sertifikatnya untuk lokasi pembangunan rusun. Sebab dari data yang kami miliki, kebutuhan hunian masyarakat atau backlog perumahan di Kota Gorontalo masih sekitar 21.541 unit rumah,” harapnya.

(NET)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *