KCD Wilayah II Jawa Barat,Kurang Kooperatif?

KCD Wilayah II Jawa Barat,Kurang Kooperatif?

Platmemrahnews.com,Depok- Solidaritas Masyara kat Peduli Pendikan Kota Depok,terdiri dari berbagai elemen masyarakat, orang tua calon siswa, LSM, Ormas, dibuat pusing kepalanya, karena pihak kepala sekolah diduga bersekongkol dengan kepala cabang dinas wilayah II Jawa Barat.

Mereka menutup mata dan telinga karena masih banyak warga kota Depok yang terlantar belum masuk ke SMA/SMK Negri.

Masyarakat Peduli Pendirian Depok, memperta nyakan soal sistem optimalisasi di sekolah khususnya SMA dan SMK Negri di Kota Depok, yang disinyalir, karpet merahnya hanya diberlakukan untuk yang tertentu saja.

Walau orang tua calon siswa sudah berupaya, dengan caranya, agar anak nya bisa belajar disekolah.

“Saya sudah mengikuti peraturan PPDB, dengan mendaftarkan anak saya dua kali, melalui online PPDB, mulai dari jalur Afirmasi dan Zonasi, namun panitia dan Selver dari pihak di sekolah yang dituju menolaknya.”

Karena diatas jabatan Kepala sekolah ada tingkatannya yang punya otoritas, kami pun meminta tolong ke pihak kepala cabang dinas pendidikan Wilayah II Jawa Barat.

Ironisnya, kepala sekolah dan KCD Wilayah II Jabar, kompak, tidak bisa ketemu, bahkan momor telpon seluler semua tidak bisa dihubungi dengan dalih dimasa Pandemi Covid-19 serta pemberlakukan PPKM Darurat, sedang lagi WFH (work from home).

Sudah ke tiga Minggu ini, kami mengurus nya, namun pihak sekolah dan KCD Wilayah II Jabar sulit di temui dikantornya.

“Kami kecewa terhadap kinerja kepala cabang Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II (KCD wilayah 2) Jawa Barat yang dipimpin oleh I Made Supriyatna, ujar komunitas Solidaritas Masyakat Peduli Pendikan Kota Depok, umbar orangtua siswa inisial ER.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *