​Bupati Muara Enim :Sholat Idul Adha Silahkan,Tetapi Patuhi Prokes Covid-19,Berikut Isi Surat Kesepakatan Bersama!

Ket Foto : Tampak Asisten II Bidang Perekobang, H Riswandar bersama Forkopimda Kabupaten Muara Enim, saat menggelar rapat membahas perkembangan penanganan Covid-19 di Ruang Rapat Pangripta Sriwijaya, Kantor Bappeda kabupaten Muara Enim, Senin (19/07/2021).

PLATMERAHNEWS.COM,MUARA ENIM (SUMSEL) – Pj. Bupati Muara Enim, H.Nasrun Umar (HNU) yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab. Muara Enim, H Riswandar bersama Forkopimda Kabupaten Muara Enim, Kadin Kesehatan, Kadin Kominfo, Kasat Pol-PP, Kepala BPBD, Camat Muara Enim, Camat Lawang Kidul, Direktur RSUD H M Rabbain Muara Enim, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat kembali menggelar rapat membahas perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Muara Enim, Senin (19/07/2021), di Ruang Rapat Pangripta Sriwijaya, Kantor Bappeda Muara Enim, yang mana sebagian Camat dan Kepala Puskesmas turut hadir juga secara virtual.

Sebelum rapat lebih intens, terlebih dahulu disampaikan paparan oleh Kadin Kesehatan Muara Enim mengenai update terakhir serta situasi Covid-19 di Kabupaten Muara Enim (Covid-19 dalam angka) yang selanjutnya penyampaian arahan-arahan baik dari Bupati, Forkopimda dan Pejabat lainnya mengenai langkah ataupun strategi dalam memerangi Covid-19 ini.

Dalam arahannya Asisten II dengan tegas meminta kepada semua pihak yang terkait dalam penanganan  Covid-19 di Kabupaten Muara Enim agar dapat fokus dan dapat lebih proaktif dengan menyatukan langkah dan bahasa.

“Mari kita satukan langkah dengan satu bahasa bagaimana caranya ke depan pandemi Covid-19 ini dapat kita atasi  walaupun di sana-sini serba keterbatasan baik daya tampung Rumah Sakit maupun jumlah vaksin yang tersedia dan hal-hal pendukung lainnya,” ajak H Riswandar.

Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang besok akan melaksanakan Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Qurban (Kecuali yang Zona Merah) untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Sholat Idul Adha silahkan, Prokes Covid-19 lakukan karena jangan sampai usai pelaksanaannya besok terbentuk klaster-klaster baru penyebaran Covid-19, terutama,” kata Asisten II  yang juga pernah menjabat Kasat Pol PP Kab. Muara Enim.

Kemudian, terakhir Asisten II berharap dan mengajak semua untuk memberikan kontribusi serta bersinergi agar pandemi ini dapat benar-benar berakhir karena dengan bersinergi maka semua akan lebih ringan dan insyaallah mudah terselesaikan.

Sebelumnya sudah beredar Surat Kesepakatan Bersama, Bupati Muara Enim,Forkopimda,Kementerian Agama,Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia,Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim, Tentang Panduan PPKM Dalam Penyenggaraan Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, serta Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M, dalam point II yakni :

Dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan dengan munculnya varian baru yang lebih berbahaya dan menular serta untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam penyelenggaraan Malam Takbiran, Sholat Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban tahun 1442 Hijriyah 2021 Masehi, maka perlu dilakukan pembatasan kegiatan dan penerapan protokol kesehatan covid-19 secara ketat. Untuk itu perlu mengeluarkan surat Kesepakatan Bersama tentang Panduan PPKM dengan ketentuan sebagai berikut :

a. Salat Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah atau 2001 masehi dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covit-19 atau di luar zona merah yang ditetapkan H-3 oleh Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 setempat.

b. Kegiatan malam takbiran hanya boleh dilaksanakan pada zona orange, kuning dan hijau secara terbatas oleh pengurus Masjid mushola oleh pengurus masjid dan mushola saja paling banyak 10% dari kapasitas melalui pengeras suara di masjid atau mushola dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *