Seorang Petinggi PT Telkom Miliki Ratusan Hektar Lahan di Cicalengka Kab Bandung

Iini surat pernyataan angka wijaya ke Ir JH

PLATMERAHNEWS.COM,BANDUNG- Ratusan hektar lahan di wilayah Cicalengka Kab.Bandung,diduga dikuasai oleh seorang anak mantan Wakil Gubernur Jawa Barat yang saat ini merupakan salah satu petinggi di PT Telkom.

Lahan yang luasnya kurang lebih 140 hektar tersebut berada di waliyah desa  Tanjung wangi,kecematan Cicalengka Ka. Bandung.

Menurut keterangan beberapa orang  warga desa setempat yang mengetahui sejarah tanah tersebut mengatakan, dulunya tanah tersebut adalah tanah milik negara,namun belakangan mereka ketahui jadi milik sesorang.

Yang membuat aneh warga adalah,lahan seluas kurang lebih 140 hektar tersbut terdiri dari 300an lebih sertifikat dan di sertifikat tercantum nama- nama warga setempat sebagai pemilik tanah,sementara mereka tidak pernah merasa memilik tanah dan juga mengurus sertifikat yang dimaksud.


Untuk mengetahui lebih jauh dan menemukan benang merahnya,tim Platmerah melakukan investigasi ke beberap sumber,dari hasil investigasi diperoleh infomasi sebagai berikut.

Tahun 1969 pemerintah provinsi tingkat satu Jawa Barat mendistribuskan tanah negara kepada warga desa Dampit kec.Cicalengka Kab.Bandung, Provinsi Jawa Barat

Tahun 1974 terjadi peralihan hak dari warga penggarap kepada PT.Pamanda Jaya milik Angka Wijaya sebagai pelaksanaan keputusan Gubernur kepala daerah tingkat 1 provinsi Jawa Barat no 12/A-1/2/SK/73 tgl 17 januari 1973 jo surat instruksi Bupati no A/255/BU/BI/7/73 tgl 1 november 1973.

Setelah terjadi peralihan hak dari warga ke PT.Pamanda Jaya thn 1987, terbitlah setifikat atas nama masyarakat desa Dampit,padahal masyarakat tidak pernah merasa mengurus sertifikat dan melihat sertifikat tersebut,mereka baru tau beberapa tahun kemudian..

Thn 1999 terjadi peralihan hak dari Angka wijaya ke Ir .JH,yang sekarang sebagai pemilik yang tidak lain adalah Anak mantan Wakil Gubernur Jawa Barat yang saat ini menjadi salah satu petinggi di PT Telkom.

Untuk memastikan apakah IR ,JH  betul-betul sebagai pemilik terkahir,kira- kira pertengahan bulan Oktober 2020,Tim Platmerah mencoba melakukan penyamaran sebagai pembeli agar mendapatkan bukti- bukti akurat tentang kepemilikan tanah tersebut,tim mencoba mencari siapa pihak yang dikuasakan untuk menjual,akhirnya tim memperoleh nama Suherman dan masih diminggu yang sama,tim berhasil bertemu Suherman.

Atas pengakuan Suherman sendiri ,JH memberi kuasa kepadanya untuk mengurus dan menjual lahannya,bahkan menurut pengakuannya,dia sudah cukup dekat dengan JH sejak puluhan tahun yang lalu semasih dia aktif di dinas provinsi Jawa Barat dan pernah jadi anak buah orangtua JH yang kala itu jadi Wakil Gubernur Jawa Barat.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *