Internal Polri Gaduh,Bonyamin : Jabatan Idham Azis Perlu Diperpanjang

Platmerahnews.com, JAKARTA – Beberapa pekan terakhir ini, sejumlah nama jenderal silih berganti muncul di pemberitaan media massa. Hal itu terkait sebagai calon pengganti Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri.

Bahkan pelbagai masalah di tubuh Polri dikait-kaitkan sebagai suksesor calon Kapolri pengganti Idham Aziz. Mulai dari pencopotan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Napoleon Bonaparte, hingga digusurnya dua Kapolda, yakni Kapolda Jawa Barat (Irjen Pol Rudi Sufahriadi) dan Kapolda Metro Jaya (Nana Sudjana).

Bacaan Lainnya

Heboh menjelang pergantian Kapolri adalah hal yang wajar dibandingkan dengan memilih Ketua DPR. Kalau ketua DPR ya begitu aja, justru Kapolri itu di dalamnya semua heboh betul. Kelompok-kelompok itu sangat besar sejak Kapolri bisa dipilih oleh DPR,” kata Boyamin (Kordinator Masyarakat Anti Korupsi) di Jakarta, Senin 30 November 2020.

“Dalam Undang-Undang Kepolisian boleh diperpanjang dinas aktif seseorang kepolisian dan itu punya keahlian,” ujarnya.

Boyamin pun mendukung perpanjangan masa jabatan Idham Aziz sebagai Kapolri setahun kedepan. “Saya pada posisi sekarang masih mendukung itu pak Idham Aziz untuk satu tahun dinas Aktif, sehingga terus jadi Kapolri setahun, minimal itu,” ungapnya.

Ada beberapa alasan yang menguatkan Idham untuk bisa diperpanjang dari jabatannya. Mulai dari internal Polri yang gaduh, dan masih pendeknya masa jabatan Idham Aziz juga menjadi salah satu alasan perpanjangan masa dinasnya.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *