Laporkan Rektor Unnes ke KPK, Mahasiswa Diskors 6 Bulan Karena Dianggap Tidak Menjaga Nama Baik Kampus

Bagaimana nasib mahasiswa Unnes lainnya yang kerjanya hanya duduk, dengar, diam dan tidak peduli dengan nasib kampusnya tiba-tiba ditanya sama ibu kos, “Rektor Unnes kena masalah lagi ya?”

Kebayang tidak mau menjawab apa? Apakah tidak malu jadi mahasiswa yang tidak tau apa-apa dengan kampusnya sendiri? Apakah tidak malu punya kampus yang bahan pergunjingan se-Indonesia raya?

Itu masih mahasiswa, bagaimana pula dengan dosen? Dosen Fakultas Hukum Unnes sedang asyik mengisi seminar tentang korupsi pasca-reformasi yang terdesentralisasi tidak hanya mengalir ke daerah-daerah, tapi juga institusi pemerintahan. Apakah berjalan tidak itu seminar? Bagaimana pula jika seminar diselenggarakannya di Unnes.

Maka, kebodohan macam apa yang mengira kalau citra kampus itu bukan masalah umum, tanya seorang mahasiswa.

Tidak bermaksud mengatakan kalau pemberantasan korupsi itu tidak penting. Tetapi bijaklah dalam menilai kesalehan Rektor Unnes, apalagi  diketahui, bahwa sudah banyak sekali pihak yang hendak merusak reputasinya, sekaligus merusak reputasi Unnes pula, ungkap seorang mahasiswa.

Meskipun berbagai pembuktian telah menunjukkan kalau tudingan itu sangat masuk akal, tetap saja pada akhirnya kebenaran mengalahkan kebatilan, tuduhan itu tidak jadi terbukti karena ada SK yang dikeluarkan oleh Rektor UGM soal disertasi tersebut. Tanpa perlu penjelasan mendetail dan berbusa-busa, tiba-tiba kasus ini selesai begitu saja.

Pelapor yang menduga adanya plagiasi, mendadak diperkarakan balik oleh Rektor Unnes dengan ancaman pasal pencemaran nama baik.

Itu tidak penting, yang terpenting adalah semangat api yang ada dalam tubuhnya, dan bagaimana ia melindungi reputasi diri dan nama baik kampusnya, ucap seorang mahasiswa.

Perbuatan Rektor Unnes yang telah melampaui teks hukum, melindungi si mahasiswa tersebut merupakan tindakan progresif yang beliau lakukan. Tidak peduli dilindungi UU, keadilan itu terletak pada nama baik, bukan pada perjuangan seorang mahasiswa, ungkap rektor.

Perlu diketahui, nama baik Rektor Unnes berpengaruh bagi nama baik kampus, nama baik kampus berpengaruh bagi nama baik kota Semarang, nama baik kota Semarang juga berpengaruh bagi nama baik Indonesia.

Ketika Rektor Unnes telah berjuang sepanjang itu demi bangsa dan negara, maka jabatan menteri sangat layak diberikan padanya. Rektor Unnes terbukti kokoh dan paling “hehehe” di antara rektor-rektor lainnya, ujar seorang mahasiswa.

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *