81.48 F
New York
Agustus 10, 2020
Home » Polisi Gerebek Ladang Ganja Seluas 1 Hektar di Lembang
Daerah Hukum/Kriminal Jawa Barat

Polisi Gerebek Ladang Ganja Seluas 1 Hektar di Lembang

0Shares
KABUPATEN BANDUNG, – Sejumlah polisi dari Polresta Cimahi, Jawa Barat, mendaki Gunung Cibodas di Kampung Patrol, Desa Sunten Jaya, Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (12/7/2020).

Mereka menembus kawasan pepohonan melalui jalan setapak berbatu untuk menuju lokasi yang diduga jadi ladang ganja.

Setelah mendaki beberapa jam, tampak ada ladang seluas 1 hektar, di tengahnya ada saung.

Polisi yang membawa senjata api langsung menuju saung itu dan menangkap seorang laki-laki berinisial YN di dalamnya.

“Jangan bergerak,” teriak salah satu polisi sebelum menangkap YN.

YN langsung ditindih dan diikat tangannya. Pada awalnya, YN tidak membantah ada pohon ganja di ladang yang dijaganya, belakangan dia mengaku.

YN kemudian menunjukkan bibit tanaman ganja yang disebar tersembunyi di hutan tersebut.

Selain itu, polisi juga menemukan tas berisi ganja yang sudah dibungkus rapi.

Kapolresta Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, yang ikut dalam penggerebekan pun meminta anggotanya untuk menyisir hutan perkebunan kina di Gunung Cibodas.

“Kita tidak inginkan masyarakat menemukan ganja liar di sini,” kata Yoris.

Yoris mengatakan, keberadaan ladang ganja ini diketahui setelah ada pengembangan dua pengedar di Cimahi.

“Dari dua orang itu dilakukan pengembangan kembali, Kasat Narkoba berhasil sampai ke daerah sini, saat ini yang kita tempati ini di sini adalah tempat ladang ganja kurang lebih satu hektar, yang mana ladang ganja ini menanamnya secara terpisah, di areal seluas satu hektar,” kata Yoris.

Jelang penggerebakan, disebut Yoris, ada polisi yang beberapa hari memantau ladang tersebut.

“Tim ini ada tiga orang yang sakit karena memang mereka seminggu berada di hutan, tiga orang sakit dan tim yang dipimpin Kasat Narkoba,” ujar Yoris.

Menurut Yoris, penanaman ganja di ladang ini sudah berlangsung selama satu tahun. Pemiliknya pemanen setiap tiga bulan.

Dalam satu kali panen, ganja yang dihasilkan bisa mencapai 40 kilogram.

“Satu kali panen 40 kilogram, 1 kilogram sekitar Rp 6 juta, berarti sekitar Rp 240 juta,” katanya.

Polisi juga menyita 36 paket ganja seberat 3 kilogram, 11 benih ganja, dan 32 batang pohon ganja.***

0Shares

Related posts

Plt. Bupati Muara Enim Juarsah, Minta Penerapan Tatanan Baru “New Normal”  Harus Sesuai dengan Protokol Kesehatan

Lucky Iskandar

Mengaku Pegawai PLN, GG Gasak Uang Tunai dan Emas Milik Warga Serang

Lucky Iskandar

Tradisi Penerimaan Danrem 143/HO Kolonel Inf Jannie Aldrin Siahaan, SE, MBA dan Pelepasan Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto, SE, M.Si

Lucky Iskandar

Leave a Comment