72.18 F
New York
Juli 13, 2020
Home » Insan Olahraga Sosialisasikan Gerakan Olimpiade di Tengah Covid-19
Nasional Olah Raga

Insan Olahraga Sosialisasikan Gerakan Olimpiade di Tengah Covid-19

0Shares
Jakarta – Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) bersama sejumlah pengurus cabang olahraga nasional melakukan sosialisasi Gerakan Olimpiade di tengah pandemi virus corona.

Sosialisasi ini diperlukan agar insan olahraga dunia, termasuk Indonesia, bisa tetap menjalankan aktivitas dengan optimal meski sedang dalam masa pandemi.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara virtual pada Senin (15/6/2020) sore dan dihadiri oleh di antaranya Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Sekjen KONI Pusat TB Ade Lukman, Hellen Sarita de Lima sebagai anggota Management of Sports Organisation (Memos).

Gerakan Olimpiade merupakan konsep yang dicanangkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk mengekspresikan makna di balik permainan saat pertandingan berlangsung, baik ketika Olimpiade musim dingin maupun panas.

Secara garis besar, Gerakan Olimpiade ini adalah aksi bersama, terorganisir, universal, dan permanen di bawah otoritas tertinggi IOC yang terinspirasi oleh nilai-nilai Olympism.

“Tujuannya adalah berkontribusi dalam membangun dunia yang lebih baik serta memberikan edukasi kepada kaum muda melalui olahraga,” ujar Hellen Sarita de Lima yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Indonesia Teqball (PP InaTeq).

“Kontribusi melalui olahraga itu dilakukan tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun, dan dalam semangat Olimpiade yang membutuhkan saling pengertian, dengan semangat persahabatan, solidaritas, dan adil.”

Dalam mengimplementasikan Gerakan Olimpiade, kata Hellen, ada tiga konstituen utama yaitu IOC, Federasi Olahraga Internasional (IF), dan NOC.

Selain itu, Gerakan Olimpiade juga mencakup panitia penyelenggara Olimpiade, asosiasi nasional, klub, dan orang-orang yang tergabung di IF dan NOC.

Gerakan Olimpiade sendiri berlandaskan Piagam Olimpiade (Olympic Charter) serta pengakuan dari IOC.

Gerakan Olimpiade ini dinilai penting, terlebih lagi dalam masa pandemi Covid-19.

Semua elemen olahraga diminta untuk menjunjung tinggi tiga nilai inti gerakan tersebut.

Ketiga nilai inti itu adalah keunggulan (excellent), rasa hormat (respect), dan persahabatan (friendship).

Dari nilai inti keunggulan, semua insan olahraga diminta untuk menjaga diri agar tetap sehat, aktif, dan teguh.

Kemudian dari sisi rasa hormat atau respect, pelaku olahraga diwajibkan untuk mematuhi semua aturan pencegahan penularan Covid-19, menjalankan protokol kesehatan, dan social distancing.

Adapun dari sisi persahabatan (friendship), jalinan persahabatan antar atlet, pelatih, dan wasit tetap terjalin meski dalam situasi pandemi.

0Shares

Related posts

Panglima TNI Berikan Tugas Khusus Kepada Pangdam I Bukit Barisan

Lucky Iskandar

BKD Depok Catat 1300 Potensi Wajib Pajak Restoran

Lucky Iskandar

Kapolda Papua : Banjir Bandang Sentani Akibat Pembalakan Liar

admin Platmerah

Leave a Comment