72.18 F
New York
Juli 13, 2020
Home » Kebijakan Pemerintah Pandemic Covid 19 , Perlunya Konsistensi
Sosial Budaya Sumut

Kebijakan Pemerintah Pandemic Covid 19 , Perlunya Konsistensi

0Shares
Winfrontstein Naibaho ST.,MT
Winfrontstein Naibaho ST.,MT

Artikel Sahat ST.,M.Si dan Winfrontstein Naibaho ST.,MT

PLATMERAHNEWS.Kebijakan Pemerintah Pandemic Covid 19 , Perlunya Konsistensi
Covid 19 atau sering kita kenal dengan corona virus awalnya menurut Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman pasien ditemukan positif diIndonesia ada tiga dan ketiga isolate itu berbeda seperti dilansir oleh Gloria stevani putri dalam kompas.com memiliki ID GISAID setelah disekuensing yaitu : Indonesia/JKT-EIJK2444/2020, Indonesia/JKT-EIJK0317/2020, dan Indonesia/JKT-EIJK0141/2020
Seperti dilansir dari situs halodoc.com saat ini terdapat tujuh coronavirus (HCoVs) yang telah diidentifikasi, yaitu:
HCoV-229E.
HCoV-OC43.
HCoV-NL63.
HCoV-HKU1.
SARS-COV (yang menyebabkan sindrom pernapasan akut).
MERS-COV (sindrom pernapasan Timur Tengah).
COVID-19 atau dikenal juga dengan Novel Coronavirus (menyebabkan wabah pneumonia di kota Wuhan, China pada Desember 2019, dan menyebar ke negara lainnya mulai Januari 2020.
Ketika pandemic menghantam Cina, dalam Ratas, Selasa 4/2/2020, Presiden meminta : pasar pariwisata mancanegara yang dimiliki Cina, agar diambil alih, karena batalnya wisatawan mengunjungi Cina (Detik News.com). Masih di bulan Pebruari, ditemukanlah Pasien No1 dan No. 2. Pasien No. 3 mengalami sakit tgl 20/2/20 dan dirawat 26/2/20 (Tirto.id).
Dari kasus pasien no 1,2,3 diatas selanjutnya pandemic covid 19 menyerang Indonesia dan mengumumkan adanya kasus covid 19 dari Maret 2020.Banyak Kebijakan yang telah di buat oleh Pemerintah untuk memutus penyebaran pandemic covid 19 di Indonesia. Dampak dari Pandemi covid 19 ada bermacam-macam seperti dampak kesehatan yaitu untuk saat ini sangat sulit bagi setiap orang untuk menghirup udara segar tanpa harus was-was memikirkan apa yang akan terjadi jika melepas masker ,dampak terhadap pendidikan yang membuat para siswa,mahasiswa, guru beserta para dosen harus bekerja dan belajar dari rumah , dampak perekonomian yaitu menurunnya produksi sehingga industry mengurangi jumlah karyawan dan berdampak PHK, dampak dari sisi social dan budaya yaitu yang biasanya tradisi masyarakat jika bertemu yaitu dengan senyum dan berjabat tangan kini tidak dilakukan lagi saat ini senyuman hanya dibalik masker yang beraneka ragam bentuk dan motif dan sekarang juga harus menjaga jarak antar sesama .
Kebijakan mulai dilakukan oleh pimpinan pimpinan Negara seperti dilansir dari website balairungpress.com Pada 9 Maret 2020, Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan pemberlakuan lockdown di seluruh wilayah Italia. Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in memilih melakukan kebijakan tes massal karena kesiapan fasilitas kesehatan Korea Selatan dirasa memadai sehingga tidak perlu menerapkan kebijakan lockdown.   Kebijakan Pemerintah Indonesia terhadap pandemic covid 19 di lansir di website kemenlu.go.id ada 4 kebijakan yang dibuat pemerintah yaitu :
Pertama, Larangan masuk dan transit ke Indonesia, bagi para pendatang/travelers yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan keluar kota .
Kedua, untuk seluruh pendatang/travelers dari Iran, Italia dan Korea Selatan di luar wilayah tersebut, diperlukan surat keterangan sehat/health certificate yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan yang berwenang di masing-masing negara. Surat keterangan tersebut  harus valid (masih berlaku) dan wajib ditunjukkan kepada pihak maskapai pada saat check-in. Tanpa surat keterangan sehat dan otoritas kesehatan yang berwenang, maka para pendatang/travelers tersebut akan ditolak untuk masuk/transit di Indonesia.
Ketiga, sebelum mendarat, pendatang/travelers dari tiga negara tersebut, wajib mengisi Health Alert Card (Kartu Kewaspadaan Kesehatan) yang disiapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Di dalam Kartu tersebut antara lain memuat pertanyaan mengenal riwayat perjalanan. Apabila dari riwayat perjalanan, yang bersangkutan perah melakukan perjalanan dalam 14 hari terakhir ke salah satu wilayah yang kami sebut tadi, maka ybs akan ditolak masuk/transit di Indonesia.
Keempat, bagi WNI yang telah melakukan perjalanan dari tiga negara tersebut, terutama dari wilayah-wilayah yang saya sebutkan tadi akan dilakukan pemeriksaan kesehatan tambahan di bandara ketibaan.
Kelima Kebijakan PSBB itu diatur dalam PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang diteken Presiden Joko Widodo seperti dilansir dari Kompas.com dengan judul “Juru bicara Pemerintah: Penerapan Physical Distancing Diperkuat Melalui Kebijakan PSBB .Selanjutnya, pelaksanaan PP No 21 tahun 2020 itu diturunkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB yang pertama kali diterapkan di DKI Jakarta

Keenam yaitu kebijakan Aturan larangan mudik diberlakukan dengan mengacu terhadap Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 dilansir dari Kompas.com dengan judul “Berlaku Hari Ini, Simak Fakta-fakta Soal Larangan Mudik Lebaran” tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Kebijakan tersebut diatas merupakan kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran pandemic covid 19. Kebijakan perekonomian juga dilakukan seperti mengawasi perkembangan perekonomian nasional akibat pandemic covid 19 . Seperti dilansir dari liputan6.com menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah selalu menempatkan keamanan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, di samping menyeimbangkan ketahanan ekonomi dalam menghadapi Covid-19.
Perlunya Konsistensi
Arti Konsistensi yaitu terus menerus berusaha sampai berhasil. Diperlukan untuk dapat segera selesai dari pandemic covid 19 ini.Dilansir dari media tribunnews.com kamis 7/05/2020 pemerintah kembali membuka rute penerbangan seluruh bandara mengatakan tetap harus mengikuti protocol kesehatan. Menurut kebijakan diatas apakah ini termasuk konsistensi ? atau karena pemerintah memberi kelonggaran dan mencoba menguji warganya akan kejujuran?. Apa pun itu intinya mari kita sama-sama sadar meskipun diberi kelonggaran tersebut dan tetap menjaga diri kita sendiri dan juga keluarga kita. Mari kita tetap menjaga kebersihan diri,lingkungan dan tetap menjaga jarak tetap konsumsi makanan yang mengandung vitamin yang dapat menjaga kekebalan tubuh ,jangan mudik .

Kedua Penulis merupakan dosen dan staf Pengajar di Program Studi Teknik Mesin Universitas HKBP Nommensen Pematang Siantar

Editor : Rintos Sastro Sinambela

0Shares

Related posts

K.H. Aa Gym Hadiri Nikah Massal di Malam Tahun Baru Tengah Digelar Pemprov DKI Jakarta

iim

PT. TPL Serahkan Bantuan 10 Unit Pollytank Secara Simbolis Ke Pemkab Taput

Lucky Iskandar

PT SBS Qurban 3 Sapi dan 6 Kambing Untuk Masyarakat di Sekitar Perusahaan

Lucky Iskandar

Leave a Comment