72.43 F
New York
September 29, 2020
Home » Tim Dokter RSUD Rabaian Muaraenim Berhasil Angkat Biji Durian Yang Tersangkut di Kerongkongan Seorang Lansia
Sosial Budaya

Tim Dokter RSUD Rabaian Muaraenim Berhasil Angkat Biji Durian Yang Tersangkut di Kerongkongan Seorang Lansia

0Shares
MUARA ENIM (SUMSEL)- Hati-hati…!! bagi yang suka makan buah durian, jangan sampai bijinya pun ikut tertelan, terlebih di musim durian yang lagi membanjiri di pasaran, khususnya di Kabupaten Muara Enim,Sumatera Selatan saat ini. Seperti yang baru-baru ini terjadi dan dialami oleh salah satu pasien laki-laki lanjut usia, yang tanpa sengaja tertelan biji durian, lalu tersangkut di kerongkongannya pada Selasa (21/1/2020) lusa kemarin.

Namun berkat kerjasama tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Mohamad Rabain Muara Enim yang telah berpengalaman, yakni dr. Erwin, Sp.An; dr. Rahadi Widodo,Sp.P; dr. Mumasi.S, Sp.PD; dr. Kiki, Sp.P serta tim perawat, akhirnya biji durian yang tersangkut di kerongkongan pasien lansia tersebut bisa diambil (diangkat) oleh dr. Erwin, SpAn dengan selang ETT dan bantuan alat bronkoskopi serat optik.

Direktur RSUD dr H Rabain Muara Enim, dr. H. Hendriyatno, Sp.M saat di hubungi media ini melalui sambungan telepon celullar nya di nomor : 0853-7705-×××× membenarkan adanya seorang pasien lanjut usia yang datang ke rumah sakit akibat tertelan biji buah durian. Ia juga menyampaikan RSUD Dr H Mohamad Rabain akan tetap selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulilah, Dokter dokter ini harus kita jaga semua, dengan kemampuannya dan utamanya mereka tidak berpaling hati diambil RS lain. Tinggal masyarakat Muara enimlah yang bisa menjaga mereka bisa bekerja nyaman dalam membantu pelayanan yang semakin baik,” ujar dr Hendriyatno singkat, saat dihubungi, Kamis (23/1/2020).

Sementara itu, dr Rahadi Widodo, Sp.P juga menyampaikan kesannya di laman Facebook resmi RSUD Rabain. “Saya merasa bersyukur mempunyai rumah sakit yang didukung peralatan canggih dan dokter yang berpengalaman, sehingga banyak kasus-kasus yang sulit yang dulu harus dirujuk ke Palembang sekarang bisa diatasi sendiri di RSUD dr H Rabain Muara Enim,” tulisnya.

Mendapat Sambutan yang Positif dari Metizen dan Masyarakat

Sementara itu, atas keberhasilan tim dokter RSUD dr H Rabain Muara Enim yang telah berhasil mengangkat (mengeluarkan, red) satu biji durian yang tertelan secara tidak sengaja oleh salahseorang pasien lanjut usia tersebut, langsung banyak tanggapan yang positif serta apresiasi dari para pengguna media sosial facebook dan juga masyarakat kabupaten Muara Enim. Diantaranya diungkapkan oleh N.Herdiah dengan menuliskan kalimat komentar yang berbunyi ;

“Dokter-dokter yang hebat dan merakyat. Saya suka,saya suka, cerdas dokterku. Selalu berikan pelayanan yang prima pak, itu yg selalu kami ingat sampe sekarang. Sukses selalu para dokter, bidan,perawat dan semuanya,” tulisnya.

Sementara itu, pengguna medsos lainya bernama Unairah Ira berucap, “Maju terus RSUD dr HM Rabain. Semoga slalu baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, aamiin.”

Sedangkan Jeanne Charlote, memberikan ucapan apresiasinya yang juga disertai gambar jempol, “Ini perubahan yang membawa kebaikan, baik para dokter, perawat, terutama pasien, Alhamdulillah,” sebutnya.

Namun diantara pengguna medsos lainnya ada juga yang berujar dengan sedikit guyonan dengan memakai bahasa daerah setempat. Seperti yang di tulis akun facebook bernama Liesma Madiah. “Hhhhhh…Alangke besaknyo tenggorakan nenek itu, men ijat dehian masuk dokter,” tulisnya.

Sedangkan Betty Marlina juga menimpali dengan kalimat, “Itu Sanking semangatnya makan durian pak dokter, jadi bijinya lupa dibuang”.

Tapi lain lagi dengan netizen yang satu ini yang bernama Septa Wandriadi. Ia menyebut, “Sebaiknya cari tutorial cara makan duren dulu di google, agar kejadian ini tidak berulang lagi. By the way, muantapp buat para dokter dan timnya,” tulisnya.

Selamat ya kepada para dokter dan tim medis RSUD dr HM Rabaian Muara Enim yang telah menuaikan prestasi dalam memberikan pelayanan yang prima kepada pasiennya. Mudah-mudahan kasus seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, semoga. (HAI)

0Shares

Related posts

Atasi Permasalahan Sampah, DLHK Kota Depok  Kerjakan 2000 Petugas

Lucky Iskandar

Menkes Diminta Audit Program AIDS

Lucky Iskandar

Gelar Bakti Sosial, Pemuda Pancasila MPC Takalar Salurkan Bantuan

Lucky Iskandar

Leave a Comment