81.39 F
New York
Agustus 4, 2020
Home » Hati-hati Bila Melintas di Bawah Pohon Tua dan Sudah Mati Ini !!
Nasional Sosial Budaya

Hati-hati Bila Melintas di Bawah Pohon Tua dan Sudah Mati Ini !!

0Shares
TANJUNG ENIM (SUMSEL) – Untuk anda yang melintas di jalan Parigi wilayah RT 02 RW 04 Talang Jawa, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim diharap berhati-hati saat melintas di lokasi jalan tersebut. Pasalnya saat ini terdapat beberapa pohon besar yang sudah berusia tua (jenis tembesu,red), tepatnya di depan kantor Koperasi Pensiunan (Koppen) PTBA dan Rumah Dinas Kapolsek Lawang Kidul.

Dari pantauan platmerahnews.com, Selasa (19/11/2019), kondisi pohon diperkirakan sudah mati dan mengering sejak beberapa bulan ini. Hal ini tentu sangat membahayakan bagi masyarakat ataupun pengendara yang melintas di bawah pohon tua tersebut, bila di biarkan begitu saja tanpa ada upaya dari pihak terkait.

Sejatinya, pepohonan yang sudah tua terlebih yang sudah dalam kondisi mati/kering (namun tetap kokoh berdiri,red) agar segera dilakukan penebangan dan sebagian lagi dipangkas, agar pengguna jalan serta masyarakat setempat merasa aman dan warga sekitar tidak merasa cemas jika suatu saat pohon mati tersebut tumbang/roboh, terlebih nanti saat di musim penghujan dan cuaca ekstrim seperti badai angin yang disertai hujan.

Seni Warni (53) warga setempat, yang rumahnya sangat dekat dengan pepohonan tersebut mengaku takut dan was-was bila suatu saat pohon tua yang menjulang tinggi tersebut tiba-tiba roboh.

“Yo apo lagi saat ini menjelang sore terkadang angin sangat kencang, mano rumah dan warung aku letaknyo sangat dekat di seberang pohon tersebut,jadi aku mohon nian untuk pihak terkait supaya pacak di tebang bae,” ucapnya dengan bahasa daerah setempat, kepada awak media ini saat di jumpai di depan rumahnya, sembari menunjukan ke arah pohon yang di maksud.

Hal yang sama juga disampaikan Rosaini yang rumah nya persis berada di samping jajaran pohon tersebut.

“Itu jingoklah, dinding penahan saluran air sebagian sudah retak dan amblas. Akar pohon tua itu juga sudah menjebol dinding penahan hingga menimbulkan lobang yang dalam. Disitu juga diduga sudah menjadi sarang biawak karena sering kali terlihat dan bersembunyi dari dalam lobang tersebut, dan tidak menutup kemungkinan menjadi sarang ular juga. Kita juga dulu sudah pernah melaporkan dan meminta bantuan ke PTBA untuk di lakukan penebangan,tapi hingga kini tidak ada realisasinya,” jelasnya.

Menanggapi adanya keluhan dari warga, Ketua RT 02 RW 04 Parigi, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Hendro Aldo sudah merespon langsung laporan keinginan warga tersebut.

“Alhamdulillah, kita atas nama warga RT 02 RW 04 Parigi sudah mengajukan surat resmi, yang ditujuhkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten Muaraenim, melalui Kepala UPTD Kebersihan dan Pertamanan Tanjung Enim pak Dedi, perihal tentang untuk dilakukan penebangan pohon yang berada di pinggir jalan sekitar tempat tinggal kami ini,dan kemarin tim sudah datang untuk mengecek langsung kondisi pohon yang di maksud,” ujar pria yang akrab di sapa Aldo ini.

Adapun alasan pengajuan tersebut diterangkannya dalam bentuk surat resmi dengan nomor : 013/KPT/RT-02/XI/2019, adalah sebagai berikut :

1. Pohon tua jenis Tembesu tersebut sudah setinggi melebihi tiang listrik dan berpotensi tumbang bila kena angin kencang dan hujan lebat, mengingat kondisinya saat ini dari jumlah 9 (sembilan) batang, 3-4 diantaranya sudah mati/kering dan kulit pohonnya sudah mengelupas.

2. Bila tumbang di khawatirkan akan merusak kabel listrik dan menumbangkan tiang listrik yang berada di dekatnya, dan juga rumah warga serta bias menimpa pejalan kaki ataupun warga yang sedang berkendara, mengingat jalan tersebut salahsatu akses utama dan padat bila di jam-jam tertentu,seperti saat pagi hari (jam berangkat sekolah/kerja), siang dan sore hari.

3. Selain itu, akar dari pohon itu sudah menjalar dan menjebol dinding penahan tanah di saluran air hingga mengakibatkan rusak dan amblasnya sebagaian saluran air yang ada.

Begitulah isi bunyi surat tersebut, yang juga ditunjukan ke General Manajer (GM) Unit Pertambangan Tanjung Enim, PT Bukit Asam Tbk, Suhedi, mengingat letak wilayah RT 02 Parigi juga masuk dalam lingkungan PT Bukit Asam Tbk, yang juga di ketahui oleh Lurah Pasar Tanjung Enim,Najiburahman SE MM, Ketua RW 04 Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Alfons Ferdinand Wurarah, Bhabinkantibmas dan Babinsa Kelurahan Pasar, Bripka  Amri dan Sertu Lekson.

Sementara itu, GM UPTE PTBA, Suhedi saat dihubungi via telepon mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya laporan dan keinginan warga RT 02 Parigi, yang di sampaikan kepadanya melalui Ketua RT 02 Parigi.

“Sebelumnya terima kasih atas laporan dari warga RT 02 Parigi melalui pak RT kepadanya. Benar pak, kita sudah terima laporannya dan segera akan saya perintahkan bagian Aset PTBA, untuk mengecek dan sekaligus menginventarisasi pohon-pohon yang sudah berusia tua, utamanya yang ada di lingkungan lahan tanah PTBA untuk segera diremajakan kembali untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Pokoknya secepatnya tim akan melakukan penebangan dan pemangkasan,” tutupnya.(HAI)

0Shares

Related posts

Polda Banten Gelar Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Polri 2019

Lucky Iskandar

Kepala BNPT Tinjau Program Deradikalisasi di Lapas Nusa Kambangan

Lucky Iskandar

Warga Tionghoa di Depok Rayakan Cap Gomeh dengan Sederhana

Lucky Iskandar

Leave a Comment