81.48 F
New York
Agustus 10, 2020
Home » Propam Polres Sukabumi Tindaklanjuti Laporan Wartawan
Hukum/Kriminal Nasional

Propam Polres Sukabumi Tindaklanjuti Laporan Wartawan

0Shares
SUKABUMI –  Propam Polres  Kabupaten Sukabumi memanggil para saksi untuk dimintai keterangannya terkait laporan seorang wartawan yang bernama Ade Nasihin ke Propam Polda Jabar.

Seperti diberitakan bakinupdate.com sebelumnya, Ade Nasihin melaporkan anggota Polsek Cibadak Kabupaten Sukabumi  ke Propam Polda Jabar dengan dugaan penganiayaan terhadap seorang  tahanan yang bernama Vidi Vauzan  Nur Fadillah dengan Nomor Laporan  Polisi No : LP/50B/X//19/Yanduan tanggal 7 Oktober 2019 dengan terlapor anggota Polsek Cibadak Kabupaten Sukabumi Brigadir Rizki Radian Jabatan Ba Unit Reskrim Polsek Cibadak.

Laporan ke Propam Polda Jabar dilakukan oleh Ade Nasihin karena dalam proses hukum dirasakan ada kejanggalan dan terjadinya dugaan penganiayaan dan tekanan terhadap tahanan Vidi Vauzan.

Dalam perkembangan selanjutnya Propam Polda Jabar melimpahkan Laporan tersebut ke Propam Polres Sukabumi.

Selanjutnya pihak Propam Polres Sukabumi memanggil 2 saksi terkait laporan tersebut. Kedua saksi tersebut adalah Anfal Nurlaili Meilani (21), istri  tahanan Vidi Vauzan dan Chevy Ginanjar (52). Chevy Ginanjar diperiksa hari Selasa, 5 November dan Anfal hari Jumat 8 November.

Ditemui setelah memberikan keterangan di Polres Sukabumi, Anfal Nurlaili menjelaskan bahwa ia telah memberikan keterangan kepada penyidik Propam Polres Sukabumi terkait luka luka yang ada di tubuh suaminya. Menurutnya, luka tersebut terdapat di tangan (kuku yang hampir lepas) , kaki lebam dan dahi.

Dijelaskan lebih lanjut, bahwa ia memang tidak melihat  kejadian dugaan penganiayaan yang menimpa suaminya. Tapi, setelah ia membesuk ke tahanan betapa kaget setelah mengetahui adanya luka-luka tersebut. Padahal, sebelum ditahan, suaminya dalam keadaan sehat wal afiat.  Dan suaminya bilang bahwa ia  dianiaya oleh oknum petugas dan dipaksa untuk mengakui perbuatan yang dituduhkannya padahal suaminya tidak pernah melakukan perbuatan yang dituduhkannya. Dan suaminya juga tidak pernah kenal dengan tersangka lainnya.

“Saya ditanya oleh penyidik Propam Polres Sukabumi, tentang apa harapan ibu terkait dugaan penganiayaan suami saya, maka saya jawab, bahwa saya ingin keadilan ditegakkan, dan menghukum berat penganiaya suami saya, siapa pun dia orangnya.”  jelas Anfal.

Senada dengan Anfal, Chevy Ginanjar memberikan kesaksian yang sama  juga tentang luka-luka yang ada di tubuh Vidi Vauzian, yakni mengalami kekerasan disuruh mengakui perbuatan yang dituduhkan yang tidak pernah ia lakukan, bahkan kenal dengan tersangka yang sudah tertangkap duluan juga tidak mengenal sama sekali. Dan tersangka lainnya  yakni Herman dan Burhan juga tidak kenal dengan Vidi Vauzan.

Kedua saksi berharap agar hukum ditegakkan tidak pandang bulu kepada siapapun pelaku kekerasan kepada Vidi Vauzan.(*)

0Shares

Related posts

Gubernur Sultra Ali Mazi Kembali Rombak Posisi Pejabat di Sultra

Lucky Iskandar

Dompet Dhuafa Beri Pelatihan Mitigasi Bencana Kepada Para Guru

Lucky Iskandar

Jeroen Meijers Sukses Menangkan Etape 2 Tour de Indonesia di Batu Malang

Lucky Iskandar

Leave a Comment