60.12 F
New York
Mei 25, 2020
Home » Mantan Penjabat Kades Bontoloe Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah
Hukum/Kriminal

Mantan Penjabat Kades Bontoloe Diduga Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah

0Shares
Takalar (Sulsel) – Tindakan dugaan yang merugikan keuangan Negara kembali terjadi. Kali ini dilakukan mantan Penjabat Kepala Desa Bontoloe, Samsul Endang, Kecamatan Galesong, diduga korupsi ratusan juta rupiah anggaran Dana Desa pada tahun 2018 lalu saat senjabat sebagai Pelaksana Kepala Desa.

Pada saat itu, Samsul Endang yang menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Bontoloe, sekitar bulan Desember tahun 2017 sampai bulan November 2018.

Kepada awak media ini salah satu aktifis dari Lembaga Pemberantasan Korupsi dan Penegakan Keadilan (LPK2) Takalar-Sulel, Minggu 20/10/2019 membeberkan beberapa kegiatan fiktif yang diduga dilakukan oleh Samsul Endang selaku Penjabat Kepala Desa pada Tahun 2017-2018 lalu. Sehingga mengakibatkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Dikatakan, kegiatan tersebut diantaranya seperti pada pengerjaan paving block di Dusun Sapanjang dengan anggaran Rp. 31,765.800, pembangunan Gapura di Dusun Tala Tala dengan anggaran sebesar Rp.14.339.500, pengadaan motor Viar senilai Rp.50.000.000, pembangunan irigasi di dusun Tumbuseng senilai Rp. 87.731.600, dan anggaran Bumdes dari bantuan Kementrian sebesar Rp.50.000.000.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, memang mantan Penjabat Kades Bontoloe itu tidak mengerjakan fisiknya (fiktif) dan semua anggarannya kuat dugaan telah diambilnya.

“Selain itu, pembangunan pagar kuburan yang sampai sekarang pengerjaannya belum selesai 100 persen sampai sekarang.” Ungkap aktivis tersebut, Minggu 20/10 di sekretariat LPK2 Takalar.

Sementara itu Sekretaris Desa Bontoloe, Daeng Mangung, membenarkan apa yang telah disampaikan LPK2 Sulsel,  “Iya, jadi itu memang benar dan semua kegiatan yang kita maksud ada tertuang di Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDS) Bontoloe,” ujarnya.

Terkait persoalan ini mantan Penjabat Kades Bontoloe, juga telah diperiksa di Inspektorat Takalar mengenai penggunaan dana desa yang belum dibuatkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana desa.

“Pada saat itu, saya di suruh oleh Samsul Endang untuk membuat LPJ penggunaan anggaran dana desa yang belum dilakukan pengerjaan. Namun saya tidak berani karena fisiknya belum dikerjakan.” Pungkasnya, Minggu (20/10).

Hingga berita ini dimuat, mantan Penjabat Kades Bontoloe, Samsul Endang saat berusaha dikonfirmasi via telpon selulernya dan WhatsApp tak ada jawaban. (Hendra)

0Shares

Related posts

Pasutri di Lawang Kidul Dianiya Oleh Karyawannya Sendiri

Lucky Iskandar

Sopir Angkot di Depok Perkosa ABG Sedang Haid

Lucky Iskandar

Ini Alasan Jokowi Bebaskan Abu Bakar Ba’asyir

iim

Leave a Comment