57.69 F
New York
Mei 25, 2020
Home » Korupsi Berjamaah Rp 2,8 Milyar, Bapetlitbang Takalar Masuk Bui
Hukum/Kriminal

Korupsi Berjamaah Rp 2,8 Milyar, Bapetlitbang Takalar Masuk Bui

0Shares
Takalar (Sulsel) – Polres Takalar telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus korupsi berjamaah Anggaran APBD Tahun 2017. Mereka adalah Muhammad Ridwan Noor (mantan Kepala Bapetlitbang Takalar), Malik (Bendahara), Ansar (Kepala bidang), dan dua orang suami istri dari pihak luar selaku pemilik travel yakni Taufik dan Astuti.

Kini kasusnya telah naik di tahap dua dan dilimpahkan di Kejaksaan Negeri Takalar kemudian digiring ke Lapas Takalar. Dari lima tersangka ini hanya empat yang digiring ke Lapas.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Takalar, Jaynuardi Mulia SH membenarkan bahwa dari lima tersangka korupsi hanya empat yang digiring ke Lapas Takalar. Satunya, yakni Astuti selaku pemilik travel dilakukan Penahanan Kota dengan pertimbangan manusiawi.

“Sebab, Astuti ini memiliki anak usia satu tahun lebih yang sementara masihmenyusui, apalagi dia suami istri yang telah ditetapkan oleh Polres Takalar sebagai tersangka,” ujar Jaynuardi Mulia, Jum’at sore (18/10).

Sementara Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Takalar, Ipda. Noviarif Kurniawan S.Tr.K, MH, mengatakan bahwa kasus ini satu tahun lebih bergulir di Polres Takalar dan telah ditetapkan lima tersangka.

“Hari ini kita naikkan di tahap dua karena cukup bukti telah melakukan Korupsi berjamaah Anggaran APBD Tahun 2017 dalam satu instansi Pemerintah Takalar. Kelima tersangka tersebut terancam hukuman empat sampai 20 tahun, karena berdasarkan hasil Audit BPK-RI, kelima tersangka telah merugikan uang negara sekitar Rp 2,8 Miliar,” ungkap Ipda Noviarif Kurniawan. (*)

 

(Hendra)

0Shares

Related posts

Cari Keadilan, Istri Korban Pembacokan di Cimanggung Lapor Ke Propam Polda Jabar

Lucky Iskandar

Tanggapi Laporan Brigade Meo NTT, Begini Kata UAS

Lucky Iskandar

Dua Pengamen Sayat Leher Penumpang Bus di Bandung

Lucky Iskandar

Leave a Comment