70.92 F
New York
Mei 28, 2020
Home » PT MLP Jual Ore ke Negeri Cina, Pakai Quota Ekspor siapa ?
Ekonomi dan Bisnis

PT MLP Jual Ore ke Negeri Cina, Pakai Quota Ekspor siapa ?

0Shares

PLATMERAH,KONAWE UTARA, PT. Makmur Lestari Primatama yg merupakan salah satu usaha dibidang pertambangan nikel  dan memiliki Izin Usaha Pertambangan di daerah Sulawesi Tenggara kabupaten Konawe Utara Desa Lameruru Dan Desa Molore Kecamatan Langgikima diduga mengunakan dokumen palsu untuk mengekspor  ore nikel ke negara Cina

“Tak puas hanya jual Ore nikel ke Cina menggunakan quota ekspor PT. Tiran, yang dimana diketahui quota Tiran saat ini sudah kadaluwarsa serta belum mendapatkan rekomendasi perpanjangan, otomatis daerah Morombo dan Lameruru di pastikan tidak ada lagi aktifitas penjualan Ore nikel yang terjual ke luar negeri.” Kata Mahyudin (Ketua harian lembaga studi analisis dan pemerhati lingkungan) melalui siaran persnya yang dikrim ke platmerah 8/10/2019

Namun anehnya PT. MLP semakin bringas melakukan pengiriman penjualan ekspor, entah menggunakan quota siapa.

Dugaan kami kuat menggunakan quota ekspor di luar wilayah sultra dan jelas persoalan ini di ketahui dan mendapat restu pembiaran oleh ESDM provinsi Sulawesi tenggara.

” Kami dapat bocoran kalau kegiatan ekspor PT. MLP menggunakan dokumen quota ekspor PT. Total Prima Indonesia. Lokasi iup nya berada di Desa Tangofa kabupaten Morowali Sulteng “. Meskipun ini masih bersifat dugaan.

Sekalipun PT. MLP memiliki quota sendiri dimana syarat dalam Permen ESDM Nomor 6 pada pasal 5 ayat 2 huruf g, pemegang IUP harus melampirkan dokumen rencana pembangunan fasilitas pemurnian di dalam negeri yang telah diverifikasi oleh verifikator independen.

Dokumen tersebut antara lain, jadwal pembangunan fasilitas pemurnian, nilai investasi, dan kapasitas input per tahun. Bagaimana mungkin itu bisa di penuhi,pondasi industri nya saja tidak ada ” di atas meja tidak sesuai dengan fakta di lapangan “. ini modus pembohongan publik, bukan saja membohongi menteri ESDM tapi juga telah merugikan rakyat dan daerah konut.

Kami akan telusuri kebenarannya di lapangan,jika ini benar maka kami akan tempuh jalur hukum
menggugat Syahbandar Molawe selaku berwenang mengeluarkan izin olah gerak dan Surat Perintah Berlayar termasuk pihak Bea Cukai Provinsi Sulawesi tenggara.”jelasnya.

Apalagi saat ini momen hadirnya Kapolda Sultra yang baru saja di Lantik, besar harapan untuk bisa menegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap oknum mafia pertambangan di daerah ini, terutama mafia ” Black Market ” jual beli quota ekspor oleh PT. Makmur Lestari Primatama. Sebagai catatan bahwa bumi anoa ini sangat kaya dan melimpah SDA, namun jauh dari harapan akan kesejahteraan masyarakat Sulawesi tenggara.”pungkasnya

Luas Wilayah IUP PT. Makmur Lestari Primatama seluas 407 Ha. Wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT MLP (KW 07 JN ER 011) yang merupakan revisi dari SK Bupati Konawe Utara Nomor 336.A Tahun 2009 Tanggal 22 November 2009 Tentang Peningkatan Kuasa Pertambangan Eksplorasi Menjadi Izin Usaha Pertambangan.

(Tim Platmerah)

0Shares

Related posts

PT Bukit Asam Tbk Tutup Tahun 2019 Dengan Syukur dan Capaian Torehan Prestasi

Lucky Iskandar

Kabid Pariwisata Sumut : Konsep Wisata Halal Danau Toba Bukan Wisata Syariah

admin Platmerah

Mahalli : Hipo Hadir Untuk Cerdaskan dan Sejahterakan Anggota

Lucky Iskandar

Leave a Comment