70.92 F
New York
Mei 28, 2020
Home » Balon Walikota Depok dari PKS Ungkap Visi Misinya
Nasional Politik

Balon Walikota Depok dari PKS Ungkap Visi Misinya

0Shares
Depok – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok ingin mengedepankan gagasan bukan semata politik pencitraan.

“PKS berharap Dalog Publik 5 Bakal Calon wealikota Depok yang diusung PKS benar-benar cerdas menguasai masalah dan berkualitas. Jadi masyarakat bisa melihat gagasan mereka bukan hanya pencitraan saja inilah Tren Politik Gagasan yang ditawarkan PKS Kota Depok,” ujar Ketua tim pemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok untuk Pemilihan Walikota Depok 202O, Yusuf Syahputra, dalam Dialog Publik visi Misi dari 5 balon PKS di Hotel Bumi Wiyata, Sabtu (06/10/ 2019).

Yusuf berharap, kedepan akan lahir pemimpin Kota Depok yang mendengarkan aspirasi rakyat melalui dialog publik sekaligus merupakan Tren Pendidikan Politik bagi masyarakat.

Kontestasi ini juga diapresiasi pengamat politik satu diantaranya dari Universitas Indonesia Panji Anugrah Permadi yang mengatakan, “Konsep seperti inilah seharusnya partai politik lakukan, dengan menawarkan calon pemimpinnya kepada masyarakat. PKS telah melihat dan melakukan hal tersebut.” Ujarnya.

“PKS sendirli sudah memimpin Kota Depok untuk tiga periode”
Tegasnya.

Pengamat politik Fisip UI Kota Depok Pandu Anugrah Permadi menilai,”Melalui PKS ekstensi bagi kepemimpinan PKS di level di nasional bahkan dunia.” Ujarnya.

Pandi Anugrah Permadi membuahkan, sebagai Peneliti di departemen Politik FISIP UI pada kesempatan tersebut 5 kandidat atau 5 balon PKS menyampaikan visi misinya di depan ratusan kader dan juga awak media Kota Depok DPRD diantaranya Haji Muhammad Hafid Nasir yang menyampaikan visinya akan mewujudkan Kota Depok yang unggul nyaman agamis cerdas dan berbudaya.

“Ada 6 visi dan misi yang akan diusung, yakni meningkatkan kualitas Pelayanan Publik, Pengembangan Sumber Daya Manusia SDM, Pengembangkan Ekonomi Mandiri,Infrastruktur Publik, Kesadaran Masyarakat menjaga kerukunan dan melestarikan Budaya Lokal Depok melalui kampung-kampung budayanya,” ujar Hafid yang juga ketua DPD PKS Kota Depok.

Ia juga akan menerapkan aplikasi mobile Depok single Window atau DSW dan Aplikasi Sigap.

“Kesenjangan pelayanan kesehatan seperti ketidakakuratan ketersediaan tempat tidur kosong di setiap rumah sakit negeri dan swasta bisa diketahui secara online.” Ujarnya.

Diakui, anggaran APBD yang mencapai Rp 3,4 triliun tidak bisa menyelesaikan masalah infrastruktur di Kota Depok. Oleh karena itu membangun komunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi komunikasi juga dengan pemerintah DKI untuk mengalirkan sebagian dana APBD DKI ke Kota Depok merupakan satu Solusi yang ditawarkan.

Selain Mohamad Nasir, empat Kader PKS lainnya yang menjadi Balon kandidat Walikota Depok lainnya Imam Budi Hartono, Farida Rachmayanti, Amri Yusro, dan Muhamad Suparyono menyampailan visi dan misinya.
(Wismo)

0Shares

Related posts

Kartu Sakti Jokowi Dinilai Hanya Proyek Pencitraan

Lucky Iskandar

MPC PP Depok akan Bentuk PP Abadi Foundations Untuk Kesejahteraan Anggota

Lucky Iskandar

Dinas PU Sultra Tak Bayar Honor PPK Selama Setahun?

Lucky Iskandar

Leave a Comment