72.27 F
New York
Juli 4, 2020
Home » AZ Akan Dikenai Sanksi Pidana dan Administratif
Hukum/Kriminal Nasional

AZ Akan Dikenai Sanksi Pidana dan Administratif

0Shares
Nias Utara – AZ seorang Guru di SMP N 1 Sitoluori, Kecamatan Sitoluori Kabupaten Nias Utara, akan dikenakan hukum pidana dan hukum administratif atas indikasi penipuan dan hasutan kepada JLNG (korban, muridnya) untuk mendapatkan sejumlah uang kepada orang tua korban secara tersembunyi.

Hal ini terlihat pada surat Bupati Nias Utara, tertanggal (03/01/2019) untuk ditindaklanjuti yang ditujukan kepada Kepala BKD, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara, kepada Kepala Sekolah SMP N 1 Sitoluori dan direkomendasikan untuk dilimpahkan kepada pihak yang berwenang dan supaya diproses secara hukum pidana.

Dalam surat dimaksud AZ terindikasi melanggar PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Undang – undang Nomer 5 Tahun 2014 mengenai Nilai Dasar dan Kode Etik ASN.

Tidak tanggung – tanggung, pada surat tersebut, Bupati merekomendasikan kepada BKD untuk melakukan pemeriksaan khusus kepada AZ tentang pelanggaran disiplin dan dapat diteruskan ke Komisi ASN di Jakarta.

Dimana, berdasarkan laporan pengaduan MZ (Orang tua korban), tim wawancara telah mengambil keterangan Pelapor dan diteruskan kepada AZ, maka AZ tersebut tidak memenuhi panggilan Tim Inspektorat Kabupaten Nias Utara.

Ditempat terpisah, MZ kepada Platmerahnews.com mengatakan sudah beberapa kali dilaporkan  kepada AZ dan kepada Kepala Sekolah secara kekeluargaan namun tidak dihiraukan.

Menurut penjelasan MZ bahwa AZ meminjam uang kepada JLNG (muridnya) secara bertahap dan menghasut mengambil uang tersebut dari orang tua JLNG tanpa diberitahu kepada siapapun dan tanpa dikembalikan. Kemudian karena tidak ada pembayaran, maka diiming-iming menjadi Ketua OSIS di Sekolah itu, namun belum pernah terjadi.

“Bukan hanya itu, AZ terus meminjam uang kepada JLNG dengan cara membujuk dan akhirnya berbelit-belit karena tidak ada pembayaran. Maka diberikan sebuah HP yang murah kepada JLNG, sementara, uang raib sekitar 8 jutaan. Sebelumnya JLNG masih kelas 1 di SMP itu,” kata MZ.

Hingga berita ini dimuat, tim berita platmerahnews.com belum bisa mengkonfirmasi AZ terkait dugaan penyimpangan yang dilakukannya, namun sebagai bukti kuat tim sudah memegang foto copy surat dari bupati Nias Utara.(yh)

0Shares

Related posts

PT SBS Qurban 3 Sapi dan 6 Kambing Untuk Masyarakat di Sekitar Perusahaan

Lucky Iskandar

Ketua DPR Optimis Pengelolaan Data Makin Baik

Lucky Iskandar

Dihadiri Bupati Muara Enim, Camat Lawang Kidul Kukuhkan Forum Komunikasi RT dan RW

Lucky Iskandar

Leave a Comment