81.48 F
New York
Agustus 10, 2020
Home » 65 Stand Meriahkan Gelar Produk IWAPI Depok
Ekonomi dan Bisnis

65 Stand Meriahkan Gelar Produk IWAPI Depok

0Shares

Depok – Gelar produk IWAPI DPC Kota Depok diikuti 65 Stand berlangsung hari ini Jumat dan Sabtu (18 – 19/01/2019) di Royal Garden, Rangkapan Jaya, Kecamaran Pancoran Mas Depok.

Ketua Umum IWAPI Pusat Ir. Nita Yudi MBA menjelaskan, keberadaan organisasi IWAPI tidak hanya sampai provinsi tetapi juga sampai di kabupaten/kota. Iwapi berdiri tahun 1975, artinya tahun ini akan menginjak umur 44 tahun dan saat ini IWAPI ada di 32 provinsi dengan anggota lebih dari 40.000 perempuan pengusaha 85% adalah mikro dan kecil 12% menengah dan 2% yang besar-besar yang besar termasuk Ibu Martha Martha Tilaar dengan Sariayu kosmetik

“IWAPI adalah organisasi profesi profesional nonpolitik dan baju kami dari tahun 1975 udah warna biru, jadi kalau ada partai warna biru kita udah duluan ya non politik.” paparnya.

“Iwapi juga bukan organisasi sosial di bawah pemerintahan, karena payung besarnya secara organisasi ekonomi adalah Kadin Indonesia (Kadin),” tambahnya.

Dikatakan, Iwapi mengadakan gelar produksi walaupun sekarang era digital tapi masih ada juga ibu ibu masih menginginkan adanya pasar konvensional ya karena ibu itu senang menjamah, dan tawar menawar.
Sementara itu,

Ketua Panitia Gelar Produksi, Sri Sunarti yang juga ketua DPD iwapi Kota Depok,menjelaskan produk2 yang ditampilkan pada kegiatan ini antara lain bedak,kerajinan tangan, sandang dll dari 11 Kecamatan di Depok.

Diakui, meski selama ini baru ada 10 ranting kepengurusan dan satu ranting lagi hari ini Sabtu (19 /01/2019) dilantik kepengurusan ranting Bojongsari bersamaan dengan acara penutupan Gelar Produk IWAPI Depok .

Menyinggung antusiasannya peserta Gelar Produk di Apartemen Royal Garden ini, Sri Sunarti menambahkan mereka umumbya dari ibu-ibu produksi dari sandang pangan yang masuk pada kelompok kuliner, fashion dan ada produk jasa kosmetik.

Dijelaskan Sri Sunarti, begitu antusiasnya anggota mengikuti Gelar Produksi seluruh meja yang jumlahnya 65 unit dipenuhi ibu ibu IWAPI.

Hal senada juga disampaikan Ketum IWAPI Nita Yudi yang juga menyampaikan keinginannya melaksanakan kegiatan yang sama ini tidak hanya di kota besar saja (di pusat saja) tetapi di daerah-daerah ranting-ranting kita yang ada.

“Ini menjadi tantangan, karena budaya kita patriali perempuan ‘kan selalu berada di rumah dan orang tua ini masih banyak yang menganut budaya ini di daerah-daerah, pasnya di daerah-daerah,” jelasnya.

Untuk itulah hari ini kami dari DPP IWAPI turun ke Kecamatan-kecamatan untuk bisa memberi inspirasi, motivasi, bahwa perempuan itu berhak untuk menjadi dan perempuan itu tidak hanya di rumah.

“Kita lihat kondisi ekonomi saat ini tidak mungkin perempuan hanya berdiam diri di rumah tetapi kalau berdiam diri di rumah mempunyai usaha dan bisa dipasarkan secara online .Itulah itu kami hadir sampai ke kecamatan,” tegasnya.

“Meski IWAPI organisasi profesional organisasi non politik tetapi pribadinya jujur saya menganjurkan kepada ibu anggotanya silahkan ikut politik karena bagaimanapun kalau mereka sudah di-root menjadi anggota dewan yang akan diberi pembelaan pasti juga anak perempuan juga. Karena yang tahu masalah perempuan adalah ibu ibu,” tandasnya.

Oleh sebab itu dirinya mendukung semua teman-teman IWAPI untuk masuk partai dan menjadi anggota dewan untuk mengangkat harkat dan martabat kaum hawa.(Mo)

0Shares

Related posts

Kepala BKD Kota Depok Tetap Pertahankan Pasar Kemiri Sebagai Pasar Tradisional

Lucky Iskandar

Bisnis Makanan dan Minuman Ringan Makin Semarak di TM Thamrin City

Lucky Iskandar

Peraturan Baru, Berobat Pakai BPJS Kesehatan Bakal Dipungut Biaya

iim

Leave a Comment