Presur Gempa Wilayah NKRI, Nah, Dampak Gempa Terhadap Imprastruktur?

JURNAL AKTUALINDO.-.Gempa kerap merusak infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Menurut Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto kualitas infrastruktur nasional sudah menyesuaikan dengan guncangan gempa

“Ya, Kalau terkait dengan desain jembatannya sudah mengantisipasi faktor koefisien gempa, apalagi yang jembatan bentang panjang dan FO,” kata Sugiyartanto kepada pers Jakarta, pada suatu saat yang lalu.

Sedangkan untuk jalan, kata dia, juga sudah sesuai dengan standar yang berlaku. Di mana, setiap pembangunan jalan disesuaikan dengan bobot serta volume kendaraan yang akan melintas di jalan tersebut “Sedangkan yang jalannya, yang diperhitungkan adalah kebutuhan, jadi kebut perkerasan (jalan) sesuai volume lalu lintas dan repetisi beban standard yang diijinkan,” jelas dia.

Sebagai informasi, berikut adalah kejadian gempa yang kemaren tengah mengguncang sejumlah wilayah kepulauan di Republik Indonesia, yaiu:

Gempa M 5,4 Terjadi di Sukabumi

Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Gempa tidak berpotensi tsunami. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 16.54 WIB, Selasa (8/1/2019).

Pusat gempa berada di koordinat 7,85 Lintang Selatan dan 106,48 Bujur Timur atau 113 km barat daya Kota Sukabumi, Jawa Barat. Gempa ada di kedalaman 10 km.

Gempa 4,8 M di Tasikmalaya

Gempa bermagnitudo 4,8 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Getaran gempa kuat terasa hingga ke sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Garut dan Kabupaten Ciamis. Warga sempat panik. BMKG menyebut gempa terjadi pada Senin (7/1/2019), pukul 22.04 WIB.

Pusat gempa berada 62 km arah barat daya dari Kabupaten Tasikmalaya, berkedalaman 21 km.Hingga pukul 22.35 WIB, belum ada laporan dampak dari gempa tersebut. “Belum ada laporan kerusakan. Kita lagi gali info,” kata Kepala Pos SAR Tasikmalaya Erwin Syafrudin lewat pesan singkat.

Sementara itu, menurut Kapolsek Cikalong, Tasikmalaya, Iptu Harwadi, di wilayah tugasnya, yang dekat dengan pusat gempa, situasi terkini kondusif. “Aman. Getarannya (gempa) terasa kecil walau dekat ke titik gempa,” kata Harwadi.

Gempa di Tasikmalaya ini terasa kuat guncangannya hingga ke kawasan perkotaan Garut. “Getarannya terasa kencang. Tadi kirain saya, teman yang goyang kursi, ternyata gempa,” ujar Feri (19), salah seorang warga Garut kepada wartawan.

Sebagian warga di Kabupaten Ciamis merasakan getaran gempa yang berpusat di daerah tetangga itu. Di beberapa lokasi, warga Ciamis berhamburan keluar dari rumah saat bumi bergoyang sekitar 2-3 detik. “Pas kerasa ada getaran gempa, seluruh orang yang ada di rumah langsung lari keluar dari rumah, ke jalan. Kebetulan baru mau siap-siap tidur, keburu ada gempa,” ujar Ratna Suminar, warga Sikuraja, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis.

Menurutnya, hampir semua warga di lingkungannya keluar dari rumah saat gempa terjadi. “Padahal di sini sedang hujan. Terpaksa kehujanan, sekarang semua warga sudah masuk ke rumah masing-masing,” kata Ratna.

Gempa M 4,4 Terjadi di Pangandaran

Gempa bumi magnitudo 4,4 terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. Getaran gempa dirasakan hingga Sukabumi dan Tasikmalaya.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa terjadi pada hari ini, Selasa (8/1/2019), pukul 18.05 WIB. Pusat gempa ada di laut, 289 km arah barat daya Kabupaten Pangandaran.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Gempa dirasakan dalam skala II Mercally di Sukabumi dan Tasikmalaya, yang artinya getaran dirasakan beberapa orang di dalam rumah. Sebelumnya, gempa berkekuatan M 5,4 terjadi di Sukabumi pada pukul 16.54 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa M 4,5 Guncang Cilacap

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,5 mengguncang kawasan Cilacap, Jawa Tengah. Getaran gempa terasa hingga Pangandaran, Jawa Barat.

Dilaporkan melalui situs resmi BMKG, gempa terjadi pada Senin (7/1/2019) pukul 23.58 WIB. Pusat gempa berada di laut sekitar 69 kilometer arah tenggara dari Cilacap. Titi koordinat gempa berada di 8,32 Lintang Selatan dan 109,09 Bujur Timur. Kedalaman gempa 11 kilometer dirasakan di Pangandaran dengan skala II MMI.

Getaran yang terasa di Pangandaran dirasakan dengan skala II MMI (Modified Mercalli Intensity), yang artinya dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Malang

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,9 terjadi di Kabupaten Malang. Pusat gempa berada di laut. Dari situs resmi BMKG disebutkan gempa terjadi Selasa (8/1/2019) pukul 20.00 WIB. Titik koordinat gempa berada di 9,45 Lintang Selatan dan 112,90 Bujur Timur. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 135 km arah tenggara dari Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer. Getaran terasa dengan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Malang namun, belum ada informasi mengenai dampak gempa ini. Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 terjadi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara. Gempa tak berpotensi menimbulkan tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa terjadi pada hari ini, Senin (7/1/2019) pukul 01.25 WIB. Pusat gempa berada di laut, 146 km arah timur laut Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Pusat gempa ada di kedalaman 10 km. Titik koordinat gempa berada di 2,40 Lintang Utara dan 126,73 Bujur Timur.

Gempa M 6,5 Guncang Maluku Utara

Gempa bumi dengan magnitudo 6,5 terjadi di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempa tak berpotensi menimbulkan tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa terjadi pada hari ini, Senin (7/1/2019) pukul 00.27 WIB. Pusat gempa berada di laut, 146 km arah barat laut Halmahera Barat. Pusat gempa ada di kedalaman 10 km. Titik koordinat gempa berada di 2,36 Lintang Utara dan 126,74 Bujur Timur.

Gempa 6,5 M Guncang Halmahera Barat

Sebelumnya dirasakan juga Gempa bermagnitudo 5,4 mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempa dilaporkan tak berpotensi menimbulkan tsunami.Menurut catatan resmi BMKG, gempa terjadi pada Senin (7/1/2019) pukul 21.11 WIB. Pusat gempa berada di 153 km arah barat laut dari Halmahera Barat dengan kedalaman 10 km. Koordinat gempa 2,52 Lintang Utara dan 126,84 Bujur Timur. “Tidak berpotensi tsunami,” demikian tulis BMKG.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan terkait gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara, Senin (7/1/2019) dini hari tadi. PVMBG menjabarkan besarnya guncangan terjadi gempa karena ada pelapukan batuan vulkanik dan aluvium.

“Daerah sekitar pusat gempa bumi dan sekitarnya disusun oleh batuan vulkanik dan aluvium berumur Kuarter serta batuan sedimen berumur tersier yang telah mengalami pelapukan sehingga bersifat urai, lepas, dan bersifat memperkuat efek guncangan gempa,” demikian PVMBG dalam keterangan tertulis, Senin (7/1).

Gempa di Halmahera Barat juga diperkirakan berasosiasi dengan busur belakang Laut Maluku Barat dan Timur yang letaknya di antara Malukur Utara dan Sulawesi Utara. Dari data yang didapat oleh BMKG menunjukkan getaran gempa juga dirasakan di Manado, Bitung, Siau, Naha, Tobelo, dan Galela.

BMKG sudah menginformasikan guncangan gempa tidak berpotensi tsunami. PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada akibat gempa susulan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah setempat serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempa bumi. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang energinya lebih kecil dari gempa bumi utama,” jelas PVMBG.

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 6,5 terjadi dini hari tadi pukul 00.37 WIB. Gempa bumi susulan kemudian terjadi pada pukul 01.18 WIB dengan koordinat 2,33 lintang utara dan 126,72 bujur timur. Gempa susulan itu kekuatannya lebih kecil, yakni magnitudo 5,0 dengan kedalaman 10 kilometer dengan jarak 146 dan 145 km barat laut Halmahera Barat. (Tim Lapsus JAI-7o3Rn4L__ Peduli Bencana RI)

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *